Aku dan Rinduku saja
Sumber: https://i.pinimg.com/736x/d1/19/2d/d1192d79c4002ac09744b797c6e6cd72.jpg
Aku menyebut namamu dalam sunyi,
sementara kau bahkan tak sadar aku ada.
Kutulis rindu dalam bait-bait hati,
namun bagimu, aku hanya angin yang berlalu.
Aku menunggu di tepi harapan,
menggenggam bayangan yang tak pernah nyata.
Kutatap langit dengan tanya yang sama,
sedang kau sibuk menari dalam duniamu sendiri.
Bodohkah aku yang masih berharap?
Menjaga bara yang tak pernah kau nyalakan,
menanti balasan dari hati yang tak pernah kau buka,
seolah waktu bisa membelokkan takdir.
Tapi tetap saja, aku di sini,
memeluk rindu yang hanya milikku seorang.
Tak peduli seberapa jauh kau pergi,
namamu tetap tinggal, meski tak pernah kau titipkan.



Komentar
Posting Komentar